Cara renovasi rumah type 36 itu memiliki banyak opsi. Dari renovasi kecil hingga sedang yang hemat biaya, bahkan sampai renovasi besar; skala dan bentuk renovasi rumah bertipe ini sangat luas dan banyak – ide kreatif dan budget, menentukan hasil akhir renovasi.
Seperti diketahui, rumah type 36 adalah rumah yang memiliki Luas Bangunan (LB) 36 meter persegi (6x6m), dan Luas Tanah (LT), umumnya seluas 60 dan atau 72 meter persegi. Rumah type 36 biasanya memiliki 2 kamar tidur, 1 ruang multifungsi (ruang tamu, ruang keluarga dan dapur yang menyatu), dan 1 kamar mandi. Terdapat pula lahan kosong di depan dan belakang rumah – lahan belakang ini menjadi area yang kerapkali dijadikan dapur.
Jadi, bagaimana cara renovasi rumah type 36 yang tergolong rumah sederhana ini, menjadi lebih fungsional, indah, dan mendatangkan kenyamanan bagi penghuninya? Ulasan di bawah akan menjawabnya.
15 Cara Renovasi Rumah Type 36
Inilah cara renovasi rumah type 36 terkini versi SETUKANG, yang sengaja dikelompokkan dalam 2 kategori: Renovasi Besar dan Renovasi Kecil-Menengah. Pengelompokkan skala renovasi rumah ini, bertujuan untuk memberikan sejumlah opsi yang akan berkaitan dengan besaran biaya yang akan dikeluarkan, dan waktu pengerjaannya – ada belasan opsi – rumah anda, opsi anda.
Renovasi Besar Rumah Type 36
Berikut beberapa pilihan atau cara renovasi rumah type 36 berskala besar:
1. Memanfaatkan Lahan Kosong

Rumah tipe 36 dengan luas tanah berapapun, biasanya masih menyisakan lahan kosong di depan dan belakang rumah. Lahan depan rumah dapat menjadi 3 peruntukkannya: Carport, taman, dan atau sebuah ruangan fungsional. Sedangkan, lahan belakang, umumnya dibuat sebagai dapur, ruang cuci dan tempat jemuran pakaian.
Apabila rumah tipe 36 milik anda bukanlah rumah subsidi, maka memanfaatkan lahan kosong tersebut merupakan salah satu cara renovasi rumah type 36 yang bisa dilakukan. Biaya pada opsi renovasi ini akan menjadi cukup besar apabila setengah area depan dibangun sebuah ruang permanen – kamar tidur, teras dan atau ruang tamu.
Demikian pula dengan area belakang yang dibuat permanen. Bahkan, ada sebagian orang yang membuat lantai 2 rumahnya secara bertahap, yang dimulai dari lahan belakang yang ada.
Baca juga:
Cara Renovasi Rumah Subsidi yang Diperbolehkan
2. Menambah Lantai

Menambah lantai bangunan pada rumah anda, berarti menambah peluang penambahan ruang fungsional. Pada lantai 2, kamar baru, ruang keluarga, ruang kerja, musholah, ruang cuci, dan balkon, bisa diadakan.
Menambah lantai 2 pada bangunan rumah bertipe 36, merupakan salah satu cara renovasi rumah type 36 berskala besar (makro). Kecuali, rumah type 36 yang dibangun pada perumahan elite, umumnya rumah bertipe ini belum di-setting dengan pondasi yang siap untuk ‘ditingkatkan’. Artinya, penguatan pondasi harus dilakukan, demi menopang bangunan lantai 2 yang kokoh dan aman.
Rencana merenovasi rumah menjadi 2 lantai, merupakan cara renovasi rumah yang akan memakan budget yang tidak kecil. Pada artikel: Cara Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai, terdapat beberapa insight berharga terkait ini. Silakan simak!
3. Terapkan Gaya Split Level

Bila rencana sudah bulat, ide ada, dan anggaran renovasi rumah memadai, meningkatkan rumah menjadi 2 lantai dengan gaya Split Level, bisa jadi salah satu pilihan menarik.
Apa itu Rumah Split Level?
Rumah split level adalah rumah yang menerapkan ketinggian lantai yang berbeda level pada setiap ruangan yang ada – minimal terdapat 3 hingga 4 level. Rumah dengan gaya ini, awalnya merupakan solusi rumah yang berdiri pada lahan berkontur, dan berukuran kecil. Sekarang ini, rumah model ini menjadi salah satu pilihan populer.
Cara renovasi rumah type 36 dengan konstruksi split level akan mendatangkan sejumlah kelebihan, di antaranya: Ruang fungsional lebih efisien, ruang terbuka karena void luas, sirkulasi dan pencahayaan bagus, dinamis dan berkarakter. Terlepas dari kelebihannya, memilih cara renovasi rumah type 36 dengan model split level akan memakan anggaran besar, karena konstruksi rumah bergaya ini terbilang rumit.
4. Dapur Permanen, Atap Skylight

Cara renovasi rumah type 36, khusus pada lahan belakang, bisa dibuat dapur minimalis modern dengan atap skylight. Kenapa harus dapur minimalis modern? Karena, desain dapur minimalis mempunyai banyak kelebihan, yang sangat cocok diterapkan pada rumah berukuran tidak besar. Dengan layout dapur minimalis yang tepat, rumah tipe 36 akan terasa luas.
Merancang skylight pada dapur minimalis, membuat dapur akan kaya cahaya natural, hemat energi, dan juga memberikan kesan lapang.
Renovasi Kecil-Sedang Rumah Type 36
5. Desain Ruang Tamu Minimalis

Sebagaimana sudah disebutkan, rumah tipe 36 tergolong rumah sederhana. Ukuran rumah tipe 36 terbilang kecil, maka pengaplikasian desain interior yang tepat, akan menciptakan rumah yang terkesan luas. Nah, Desain Ruang Tamu Minimalis, bisa jadi opsi untuk maksud itu. Apalagi, jika belum tersedia dana untuk membangun dapur di lahan belakang, maka gaya dapur minimalis yang berpadu dengan ruang keluarga minimalis misalnya, memberikan ‘ilusi’ rumah yang kelihatan lapang.
Cara renovasi rumah type 36 yang mengusung desain minimalis, menjadi salah satu pilihan desain yang tidak memakan anggaran renovasi besar, karena tidak ada penambahan ruang baru sama sekali.
6. Memindahkan Posisi Toilet

Pada beberapa layout rumah bertipe 36, keberadaan toilet atau kamar mandi itu berada di antara 2 kamar. Toilet ini bisa dipindahkan eksistensinya di area belakang rumah, yang telah direncanakan untuk dibuat dapur. Namun, sebaiknya posisi toilet tidak berhadapan dengan dapur.
Toilet yang telah dibobok salah satu dindingnya ini, bisa diubah fungsinya menjadi ruang fungsional: Ruang dandan, dan atau ruang belajar anak. Tentu saja, dengan memindahkan toilet ke area lain, maka harus pula disesuaikan ulang saluran (pipa) air kotornya yang menuju ke septic tank.
Memindahkan posisi toilet dan mengubah fungsi lamanya, termasuk cara renovasi rumah type 36 yang tidak memakan anggaran renovasi yang besar.
7. Mengganti Keramik Standar

Mengganti keramik standar perumahan pada rumah tipe 36, yang biasanya berwarna putih dan ukuran 30×30 cm, dengan granit berukuran 60×60 cm, pada seluruh area ruang multifungsi (ruang tamu, ruang keluarga dan dapur), akan segera membuat tampilan interior rumah menjadi cantik.
Apalagi, jika granit atau pelapis lantai (HPL, Parket Kayu, Vinyl) apapun yang dipilih terapkan itu, selaras dengan desain interior yang diterapkan pada ruang tersebut.
Cara renovasi rumah type 36 pada lantai tersebut tidak memakan budget renovasi yang sangat besar, namun dengan hasil akhir yang cozy sekaligus artsy.
8. Mengganti Warna Dinding

Selain mengganti keramik standar, cara renovasi rumah type 36 yang hemat biaya juga, yakni mengganti warna cat dinding. Cat dinding rumah type 36 pada perumahan, biasanya menggunakan warna putih, biru, dan krem. Anda dapat mengganti warna-warna tersebut dengan warna pilihan. Alangkah lebih baik, jika pilihan warna yang diterapkan sesuai pula dengan desain interior ruang tersebut.
9. Mengganti Plafon

Mengganti plafon adalah salah satu cara renovasi rumah tipe 36 yang tergolong hemat biaya. Umumnya, material tripleks dengan ketebalan tertentu menjadi standar plafon rumah type 36. Mengganti material standar tersebut dengan material lain, seperti: Gypsum dan PVC misalnya, yang diberikan sentuhan bentuk yang menarik, disertai lampu sejumlah built-in, akan membuat tampilan langit-langit menjadi estetik, tanpa memakan biaya besar.
10. Outdoor Seating Area

Kembali ke area belakang rumah tipe 36. Apabila dana belum memadai, area ini dapat dibuat dapur setengah bagian. Maksudnya, area belakang ini tidak tertutup penuh. Maka, fungsi dapur dapat diadakan di situ, dan bisa jadi pula Outdoor Seating Area – bisa jadi spot relaksasi dan bersantai dengan keluarga.
Bila setengah area depan sudah menjadi bangunan permanen, kenapa tidak menyisakan outdoor seating area di pekarangan belakang. Beberapa pot bunga dapat diletakkan di situ, bisa sebagai tempat cuci dan jemuran, dan dapat pula sebagai dapur. Tentu saja, ini dapat diterapkan apabila sisi kanan-kiri dan belakang sudah terpagari tembok tinggi.
11. Pagar Minimalis

Rumah tipe 36 yang dibangun dalam kawasan perumahan, umumnya dibuat dengan pagar standar. Nah, mengganti pagar standar perumahan tersebut, dengan pagar bergaya minimalis, termasuk cara renovasi rumah type 36 dengan biaya tidak terlampau mahal. Harga pagar minimalis sederhana lebih murah dibandingkan dengan model pagar laser cutting bermotif.
Cara renovasi rumah type 36 dengan mengganti pagar saja, sudah cukup membuat indah tampilan rumah. Namun, perhitungkanlah terlebih dahulu, apakah mengganti pagar baru menjadi prioritas, bila dapur di area belakang rumah belum ada. Bisa jadi, anggran membuat pagar tadi, sama besarnya dengan membuat dapur non-permanen berbahan baja ringan.
12. Pagar Roster

Selain berfungsi sebagai ventilation block, Roster, pun dapat diterapkan pada pagar rumah. Ada banyak pilihan bentuk rongga roster, yang menarik untuk diaplikasikan sebagai pagar, bila anda ingin pagar rumah tampil berbeda – mengkombinasikan besi minimalis dengan roster beton akan sangat bergaya pagar anda. Biasanya, pagar untuk pintu kecil dan pintu utama memakai besi, sedangkan sisanya roster beton.
Cara renovasi rumah type 36 dengan kombinasi pagar besi dan roster beton ini pun bisa jadi opsi menarik yang hemat biaya.
Baca juga:
15 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya
13. Dapur Baja Ringan

Popularitas baja ringan tak terbendung hingga hari ini. Penggunaannya yang kompleks, efisien, dan murah, membuatnya menjadi salah material favorit pada rumah.
Seperti sudah disinggung, rumah tipe 36 yang tidak memiliki ruang dapur (karena menyatu dengan ruang keluarga dan ruang tamu), bisa memanfaatkan lahan kosong di belakang rumah sebagai dapur.
Bila dana tidak banyak, membuat dapur di area tersebut dengan material dan konstruksi baja ringan, merupakan cara renovasi rumah type 36 yang tepat. Kelak, jika dana telah tersedia, dapur permanen dapat dibangun.
14. Sentuhan Dekoratif Eksterior

Memberikan sentuhan dekoratif eksterior pada fasad rumah merupakan cara renovasi rumah type 36 yang termasuk berbiaya kecil-sedang. Tergantung material dan luas area yang dipakai. Misalnya, dengan memasang batu alam tempel, dan atau bata tempel pada satu area dinding depan rumah. Ini menjadi aksen yang menarik. Atau, mengganti warna cat standar pada dinding depan dengan warna favorit anda.
15. Memasang Kanopi

Memasang Kanopi menjadi salah satu cara renovasi rumah type 36 yang berbiaya kecil hingga sedang (menengah). Besaran biaya kanopi, tergantung luas area dan material yang digunakan.
Memasang Kanopi, tidak saja berfungsi sebagai peneduh di area depan rumah, tetapi dapat bermanfaat ganda: Menjadi teras dan sekaligus carport. Dengan material kanopi yang tepat, tampilan rumah pun menjadi menawan.
Penutup
Cara renovasi rumah type 36 pada artikel ini memberikan 2 opsi utama: Renovasi kecil hingga sedang yang berbiaya rendah (hemat biaya), dan renovasi besar yang tidak sekadar membuat indah dan nyaman, tetapi juga menambah ruangan fungsional lebih banyak.
Semoga menginspirasi.




