cara renovasi rumah secara bertahap

5 Panduan Cara Renovasi Rumah Secara Bertahap

Renovasi rumah adalah pekerjaan perbaikan, perombakan, penambahan, penguatan dan pembangunan ulang struktur bangunan pada sebuah rumah. Merenovasi rumah, pasti akan dialami semua orang yang memiliki rumah. Karenanya, diperlukan sebuah panduan cara renovasi rumah. Dan, cara renovasi rumah secara bertahap lah yang khusus diulas kali ini.  

Simak tuntas!

Cara Renovasi Rumah Secara Bertahap

Inilah panduan cara renovasi rumah secara bertahap versi SETUKANG:

1. Tentukan Skala Prioritas

Seiring waktu, akan tiba saatnya, rumah membutuhkan renovasi pada bagian tertentu, atau bahkan keseluruhan bangunan. Sementara, anda tidak siap dengan dana khusus untuk itu. Pada titik inilah anda diperhadapkan dengan skala prioritas – apakah lebih dahulu memperbaiki genteng yang bocor berminggu-minggu di atas kamar anak, yang membuat sebagian plafon menganga hendak runtuh, ataukah mengganti pagar baru, karena pagar yang lama, sudah ada bagian yang patah dan berkarat di sana sini.

Kedua kondisi yang ‘memaksa’ untuk melakukan renovasi tersebut, sama-sama penting. Tetapi, yang manakah yang lebih prioritas? Apapun pilihannya, cara renovasi rumah secara bertahap lah yang idealnya ditempuh. Satu demi satu direnovasi, sesuai ketersediaan dana.

2. Renovasi Berdasarkan Zonasi

Sekali lagi, anda berniat merenovasi satu atau lebih bagian rumah, tetapi dana yang ada tidak terlalu banyak – beberapa bagian yang akan direnovasi, sama-sama penting fungsinya. Ini artinya, cara renovasi rumah secara bertahap yang bijak untuk ditempuh.

Misalnya, rumah type-36 yang anda miliki. Itu terdiri dari 2 kamar tidur, 1 ruangan multifungsi, dan 1 kamar mandi. Pada ruangan multifungsi, dapur, ruang keluarga dan ruang tamu menyatu tanpa sekat. Dan, anda baru mempunyai seorang anak balita. Jadi, kamar ke-2 belum berfungsi sebagai kamar anak. Anda berencana, kelak mempunyai dua orang anak.

Ada lahan kosong di depan dan belakang rumah. Apabila memang, dari perhitungan cermat, keberadaan kamar ke-3 belum diperlukan, maka anda bisa membangun lahan belakang secara permanen, dengan pondasi kokoh untuk persiapan di-elevasi ke depan. Ruangan baru tersebut bisa berfungsi sebagai dapur dengan desain minimalis modern misalnya. Sehingga, 1 ruang multifungsi lama dapat terbagi dua saja: ruang keluarga dan ruang tamu – kondisi rumah anda lebih terasa lapang kini.  

Inilah cara renovasi rumah secara bertahap dengan model zonasi. Cara renovasi rumah seperti ini bisa dilakukan dari zona atau area mana saja, sesuai visi anda!

3. Renovasi Rumah Berdasarkan Visi

Visi bermakna sesuatu yang bagus di depan untuk diwujudkan kelak. Renovasi rumah pun sebaiknya berdasarkan visi anda. Bila anda mendambakan mempunyai rumah bertingkat 2, sementara rumah anda kini bertipe-36, maka anda dapat mewujudkan impian itu secara bertahap, sebagaimana yang di-mention pada poin sebelumnya.

Jadi, seperti contoh di atas, lebih tepat anda membangun dapur baru di lahan belakang dengan pondasi yang siapa untuk di-elevasi, ketimbang membangun ruangan yang berfungsi sama dengan pondasi biasa. Akibatnya, ketika ruangan itu hendak tingkatkan, pondasinya harus ‘disuntik’ terlebih dahulu. Makan anggaran besar, dan makan waktu pula.

Singkatnya, cara renovasi rumah secara bertahap berdasarkan visi, membuat lebih efisien, efektif, dan kelak lebih hemat biaya.

Baca juga:

15 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

4. Temukan Profesional Terbaik

Sekarang ini, mencari informasi perihal profesional terbaik di bidang pembangunan dan atau renovasi rumah, tidaklah sulit. Ada banyak akun media sosial, website, dan aplikasi yang berisi tentang profil profesional (perseorangan maupun perusahaan) di bidang itu. Saking banyaknya, anda harus cermat memilah dan memilih mana yang terbaik.

Luangkanlah waktu melakukan riset kecil terhadap ‘kandidat’ profesional (builder, arsitek, desainer interior, kontraktor) bangunan yang akan anda gunakan jasanya kelak. Temukan yang terbaik, dari segi kualitas kerja, dan mungkin harga jasanya. Simpanlah address mereka untuk anda hubungi nanti.

Cara renovasi rumah secara bertahap, memerlukan kesediaan anda untuk melakukan riset kecil terhadap profesional pilihan. Dengan begitu, anda tidak bereksperimen mempekerjakan orang yang tidak teruji skill, kerapihan, dan pengalaman kerjanya. Ini tidak sepele! Salah orang, renovasi rumah anda berpotensi gagal total.

Ingat, menemukan profesional terbaik, tidak bisa terburu-buru!

5. Cermat dan Ketat Budget

Terakhir, tapi justeru yang terpenting dalam cara renovasi rumah secara bertahap! Siapkan budget renovasi yang sesuai kebutuhan.

Berdasarkan skala prioritas, zonasi, visi, dan siapa profesional yang akan dipekerjakan, anda mestinya bisa meng-estimasi dengan cermat berapa budget yang diperlukan untuk melakukan proses renovasi. Jika sudah memperoleh angkanya, ketatlah pada budget tersebut! Bila muncul ide baru ini itu saat proses renovasi berlangsung, tetapi di luar budget, tahan keinginan tersebut untuk lain waktu saja, agar biaya tidak membengkak liar.

Jika masih buntu soal ini, simak artikel: 6 Tips Renovasi Rumah yang Anti Gagal, untuk mendapatkan beberapa tips terbaik.

The last but not least, guna lebih safety, selalu sediakan dana cadangan sekitar 15% – 20% dari total anggaran yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah anda. Apalagi, bila renovasi rumah itu berskala menengah hingga besar.

Penutup

Cara renovasi rumah secara bertahap merupakan solusi bijak bagi pemilik rumah yang mempunyai anggaran terbatas. Beberapa cara bijak ini bisa jadi panduan berharga sebelum memulai proses renovasi rumah.

Semoga menginspirasi.

Setukang
Setukang