renovasi rumah sederhana

5 Tujuan Renovasi Rumah Sederhana, Bersiaplah!

Renovasi rumah sederhana, dan atau rumah gedongan sekalipun, akan tiba waktunya. Bersiaplah untuk itu!

Seorang pemilik rumah yang merenovasi rumahnya, pasti dilandasi sebuah kebutuhan, alasan atau tujuan. Secara umum, terdapat 5 tujuan renovasi rumah apapun, termasuk rumah sederhana. Apa sajakah itu? Simak lengkap di bawah ini:

Tujuan Renovasi Rumah Sederhana: Perbaikan itu Pasti!

Sebaik-baiknya rumah dibangun, dengan profesional dan material terbaik sekalipun, suatu saat rumah itu membutuhkan perbaikan atau peremajaan. Itu wajar saja. Sebab, seiring waktu, material tertentu pada satu atau beberapa bagian rumah akan ikut menua, tergerus, terkelupas, lapuk dan rusak – perbaikan dan atau peremajaan material dimulai.

Jadi, sudah mempunyai rumah sederhana bertipe-36, rumah subsidi, dan atau rumah gedongan, tidak berarti tak ada lagi urusan terkait rumah. Cepat atau lambat, masa perbaikan akan tiba. Untuk itulah, mau tidak mau, budget untuk renovasi rumah mesti diadakan.  

Baca juga:

6 Tips Renovasi Rumah yang Anti Gagal

Renovasi rumah sederhana, dalam konteks perbaikan, mesti tepat skala prioritas dan eksekusinya, sehingga hemat biaya. Misalnya, pagar rumah yang mulai berkarat pada beberapa bagian, jangan dibiarkan berlarut-larut. Sebab, membiarkannya lama dalam kondisi itu akan membuat besi pagar kropos, dan akhirnya mudah patah – biaya perbaikan, dan atau merancang pagar baru, tentu lebih mahal. Itu sebabnya, segera cat pagar yang berkarat tadi, guna menghambat korosi terjadi lebih parah.

Memang, langkah pemeliharaan itu lebih baik dan murah, ketimbang terpaksa harus memperbaiki kerusakan.

Tujuan Fungsional

Saat membeli rumah, anda hanya berdua dengan pasangan. Rumah sederhana tipe-36 tersebut, masih cukup luas untuk berdua. Namun, keadaan akan berubah manakala anda dikaruniai 3 orang anak, misalnya.

Rumah tipe-36 hanya memiliki 2 kamar tidur. Artinya, dalam beberapa tahun kemudian, ke-3 anak anda membutuhkan privasinya sendiri – anda masih minus 2 kamar. Nah, jika akan demikian kondisinya, mau tidak mau, anda mesti mempersiapkan budget untuk itu dari sekarang. Sedikit demi sedikit menabung untuk nantinya siap menambah ruang fungsional di rumah anda. Tidak hanya kamar saja, dapur minimalis modern dan ruang keluarga minimalis, bisa jadi termasuk dalam rencana renovasi.  

Renovasi rumah sederhana untuk tujuan fungsional ini pasti teralami pada keluarga muda di manapun. Sekali lagi, bersiaplah untuk itu!

Tujuan Estetika

Apabila tujuan renovasi rumah terkait “perbaikan” dan “fungsional” sudah terlalui, anda mungkin memikirkan bagaimana mempercantik rumah; membuatnya lebih indah dipandang. Estetika rumah menjadi prioritas anda kini.

Membuat rumah sederhana mempunyai looks yang indah, kenapa tidak! Renovasi rumah sederhana untuk tujuan keindahan, wajar saja. Bahkan, fase ini bisa yang pertama dilakukan, sebelum tujuan perbaikan dan fungsional. Kenapa demikian? Karena rumah anda, suka-suka anda. Terserah anda dari mana memulai tujuan renovasi!

Mencapai rumah yang estetik atau bahkan artsy, memerlukan biaya. Besar-kecilnya biaya untuk mencapai tujuan tersebut, mestinya sebanding dengan hasil akhir renovasi. So, harus ada perhitungan cermat terkait seperti apa desain yang ingin diterapkan, zona mana, material apa, dan siapa yang akan mengerjakannya.

Baca juga:

6 Tips Renovasi Rumah yang Anti Gagal

Ingat, urusan tentang keindahan, tidak akan ada ujungnya. Jika diikuti terus, budget renovasi bakal habis tergerus. Jadi, dalam hal ini, sebaiknya ketatlah pada budget, bukan pada tujuan – jikapun belum tercapai utuh, tujuan itu masih bisa bertahap diwujudkan lain waktu.

Tujuan Kenyamanan

Selain semua tujuan yang di-mention di atas, orang merenovasi rumahnya, karena tujuan kenyamanan. Bayangkan, dari pagi-pagi buta sudah bersiap dan berangkat ke kantor, dan tiba kembali ke rumah sudah malam, rumah tidak menyamankan. Maka, keletihan yang ada, tidak lekas pergi dari badan dan jiwa.

Jadi, renovasi rumah sederhana untuk tujuan kenyamanan, itu wajar saja. Tidak perlu melalui secara berurutan semua tujuan sebelumnya di atas, barulah kemudian fokus mencapai kenyamanan. Lagi-lagi, rumah anda kuasa anda, suka-suka anda.

Bila dana tersedia cukup, tujuan kenyamanan dapat dikedepankan. Contoh renovasi rumah untuk tujuan kenyamanan, seperti: Memasang perangkat sanitasi (sanitary ware) masa kini (fix shower head dan hand shower, kloset duduk, wastafel, hingga floor drain), mengganti penutup lantai keramik biasa dengan vinyl flooring, mengubah warna cat dinding yang lebih teduh pada kamar tidur, membuat outdoor seating area di belakang rumah, atur ulang tata letak interior, dan atau membuat taman rumah sederhana di depan rumah.

Semua contoh renovasi rumah sederhana itu, tidaklah memakan biaya yang sangat besar, namun memberikan dampak psikologis yang luar biasa. Keletihan dan stres usai berkegiatan di luar rumah, bisa lenyap segera, hanya dengan menikmati kenyamanan tersebut.   

Tujuan Nilai Jual

Apabila ke-4 tujuan renovasi rumah sederhana itu sudah tercipta, maka sadar atau tidak, nilai jual rumah anda telah meningkat dari sebelumnya. Semakin bagus, luas, estetik, dan berkualitas renovasi rumah yang anda lakukan, semakin tinggi nilai properti anda.

Rumah yang biasa saja tanpa perubahan signifikan, setiap tahun naik terus nilai jualnya, apalagi rumah yang telah mengalami renovasi masif.

Jadi, apapun tujuan anda merenovasi rumah, tidaklah sia-sia. Semua hasil akhir renovasi tersebut, pasti berdampak pada harga jual rumah yang meningkat pula.  

Kesimpulan

Renovasi rumah sederhana, dan atau rumah tipe apapun, suatu saat akan mengalami masa renovasi, maka persiapan untuk itu diperlukan dari sekarang.

Dan, apabila semua tujuan itu berpadu dan tercapai, maka itu akan berujung pada semakin berharganya rumah anda di masa depan. Pasti itu!

Semoga menginspirasi.

Setukang
Setukang