tips renovasi rumah hemat biaya

15 Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

Tips renovasi rumah hemat biaya pada artikel ini bisa jadi panduan berharga bagi anda yang berencana merenovasi rumah dalam skala mikro maupun makro. Tujuannya jelas, renovasi rumah yang didambakan terwujud, tanpa menguras biaya besar.

Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

Inilah 15 tips renovasi rumah hemat biaya versi SETUKANG:

1. Budget di Atas Imajinasi

Pekerjaan merombak rumah atau merenovasi rumah, tidak datang serta merta. Semua berawal dari adanya ‘kegelisahan’ melihat dan merasakan situasi dan kondisi rumah. Misalnya, keadaan rumah ‘terasa kecil’, seiring bertambahnya anggota keluarga, dan atau anak-anak yang kini beranjak remaja – membutuhkan privasi sendiri – ide perlunya kamar baru pun mencuat.

Berkaitan dengan itu, kondisi dapur kini terasa ‘sesak’, karena anggota keluarga yang bertambah selalu melintasinya, dan makan-minum di situ setiap hari – seketika ide desain dapur minimalis modern yang menekankan pada open layout pun muncul.

Ide yang mengembara berlama-lama di kepala itu kemudian menjadi imajinasi, akan seperti ini dan itu kamar baru dan dapur baru tersebut – imajinasi cenderung ideal. 

Imajinasi boleh, sebagai pendorong untuk mewujudkannya menjadi realiti. Namun, menjadikannya nyata, memerlukan budget alias biaya. Adalah bijak apabila pengadaan kamar dan dapur tersebut, karena alasan kebutuhan fungsionalitas yang mendesak; cukup berfungsi seadanya dulu.

Tips renovasi rumah hemat biaya yang pertama dalam konteks ini, seadanya ruangan itu berfungsi terlebih dahulu, kendati (mungkin) belum ideal, dimana kamar baru itu belum terisi perabotan yang lengkap, selain AC dan ranjang. Demikian pula dengan dapur minimalis modern tadi, hanya ada kabinet bawah (countertop, sink, kompor), sedangkan kabinet bagian atas, backsplash, dan meja makan belum ada, misalnya.  

Singkatnya, dalam upaya menghemat biaya renovasi rumah, budget yang telah di-estimasi sebelumnya, tidak boleh mengalah pada imajinasi. Masih ada waktu lain untuk menuntaskan imajinasi. Inilah tips renovasi rumah hemat biaya yang pertama.

2. Terpenting Fungsionalitas

Tips renovasi rumah hemat biaya yang ke-2 ini masih berhubungan dengan tips pertama. Sebagaimana sudah disinggung, kebutuhan fungsionalitas mestinya menjadi alasan utama dalam merenovasi rumah. Inilah yang terpenting!

Pada artikel Tips Renovasi Rumah, diuraikan setidaknya terdapat 5 alasan atau tujuan utama orang merenovasi rumahnya, yakni: Fungsionalitas, Pemeliharaan, Keindahan, Kenyamanan, dan Naiknya Nilai Jual. Dari ke-5 alasan tersebut, dalam konteks berhemat biaya renovasi, alasan pertama dan kedua lah yang mesti dikedepankan. Ini bukan berarti faktor keindahan, kenyamanan, dan bertambahnya nilai jual rumah itu tidak penting.

Ke-3 alasan itu, bisa dipenuhi secara bertahap. Jika bisa lebih cepat terlaksana, kenapa tidak…! Sepanjang biaya untuk memperindah dan mempernyaman rumah anda telah cukup tersedia. Dan, dengan mewujudnya semua imajinasi awal menjadi realiti, tentu saja nilai jual rumah anda pun otomatis menjadi lebih tinggi dari sebelum renovasi terjadi.  

3. Bertahap Tak Mengapa

Sudah disinggung sebelumnya, fungsionalitas ruangan menjadi yang terpenting. Sisanya, dibangun dan atau diperlengkapi secara bertahap. Sekali lagi, semua ini dalam upaya menghemat biaya renovasi. Kecuali, bila budget tersedia lebih besar, maka proses renovasi rumah dapat dilakukan sekaligus jadi. Tidak usah bertahap.

Mengambil contoh dapur, yang disinggung di atas. Terpenting, dapur minimalis dengan layout terbuka, yang menyatu dengan ruang keluarga, telah terwujud. Dimana sebelumnya, dapur terasa sempit karena dibatasi dinding ruang keluarga.

Tapi, kitchen set bagian atas belum ada, begitu pula meja makan. Yang penting, ruangan dapur minimalis-nya sudah ada dan berfungsi sebagai ‘jantung kehidupan rumah’. Kabinet atas bisa dilengkapi nanti. Dan, meja makan model bar misalnya, dengan ketinggian tidak lebih dari 120 cm, bisa nanti berada di antara dapur dan ruang keluarga. Ini membuat suasana terbuka dan luas tetap dipertahankan.

Terkait dengan tips pertama, ketika anda diperhadapkan dengan dua kebutuhan fungsional yang mendesak bersamaan, yakni kebutuhan kamar baru untuk anak dan dapur yang ingin diperluas, yang mana yang mesti didahulukan? Keduanya penting.

Namun, budget tidak cukup untuk keduanya dalam pengerjaan waktu yang sama. Anda harus memilih. Maka, bertahap tak mengapa. Salah satu dapat diwujudkan, yang lainnya menyusul segera. Inilah tips renovasi rumah hemat biaya yang ke-3.

4. Sedapatnya Tidak Berhutang

Tips renovasi rumah hemat biaya berikutnya, sering diulang dalam beberapa artikel pada situs ini, bahwa rumah anda kuasa anda – termasuk, sumber dana renovasi rumah itu pun merupakan kuasa anda. Dari mana pun sumbernya.

Namun, dalam konteks renovasi rumah hemat biaya, alangkah bijak dan aman, bila biaya renovasi bukan berasal dari hutang. Tidak berhutang akan membebaskan anda dari beban berat usai rumah selesai direnovasi; anda hanya tinggal menikmati kenyamanan rumah yang bersuasana baru bersama keluarga tercinta.

5. Kerjakan Apa yang Bisa

Mengerjakan apa yang bisa dikerjakan dalam proses renovasi, itu akan sangat menghemat biaya. Atau bahkan, tanpa biaya sama sekali, kecuali tenaga sendiri. Inilah tips renovasi rumah hemat biaya karena dilakukan mandiri.

Mengecat adalah salah satu bagian dari proses renovasi yang umumnya bisa dilakukan semua orang. Hanya saja, apakah hasil pengecatan tersebut rapi, dan tidak boros bahan. Apabila anda yakin bisa mengecat dinding, dan atau furniture dengan teknik yang benar, dengan hasil yang rapi dan tidak boros cat, maka inilah salah satu solusi berhemat biaya renovasi rumah yang bisa dilakukan.

Namun, tips renovasi rumah hemat biaya ini akan menjadi bumerang jika anda tidak mampu melakukannya dengan baik. Sebab, bukan justeru penghematan yang diperoleh, malah pemborosan, gagal proses, dan makan waktu. Perbaikan dari kegagalan itu pun, justeru bisa semakin membengkakkan biaya.

Tips renovasi rumah hemat biaya yang ini tak usah dipaksakan, jika anda tidak cukup yakin dan mampu melakukannya!

6. Belanja Sendiri Material

Belanja sendiri material yang akan dipakai dalam renovasi, merupakan salah satu tips renovasi rumah hemat biaya. Sekarang ini, material bangunan, kecil maupun besar, itu tidak saja dijual di toko material umumnya. ‘Supermarket’ bahan bangunan, sudah menjamur kini di kota-kota besar. Karenanya, anda dapat melakukan pengecekan harga pada keduanya, supaya mendapatkan material yang diperlukan dengan biaya lebih hemat.

Hanya saja, dalam konteks ini, anda harus memastikan betul dan detil material apa saja yang akan digunakan dalam proses renovasi. Dengan begitu, anda tidak kekurangan belanja, dan tidak pula mubazir. Diskusikan seksama hal ini dengan tukang, dan profesional terkait. Sedangkan, bila anda merenovasi mandiri, banyaklah bertanya pada pihak penjual yang memahami betul yang anda inginkan.  

Selain itu, belanja material bahan bangunan sendiri, juga mesti memperhitungkan adanya biaya angkut material yang berjumlah banyak dan berat. Terhadap hal ini, buatlah deal terbaik dengan pihak penjual.

7. Ada Ruang Cadangan

Anda mesti menyiapkan ruangan cadangan. Ruangan cadangan yang dimaksud adalah tempat sementara dalam rumah ketika aktivitas anda terpaksa harus terbatasi, karena adanya satu atau beberapa area dalam rumah yang sedang dalam proses renovasi.

Tentu, anda tidak menginginkan aktivitas keluarga terganggu dengan debu semen misalnya, yang sangat mengganggu kenyamanan. Demikian pula dengan bunyi alat pemotong keramik dan baja ringan misalnya, yang memekakkan telinga.

Tips renovasi rumah hemat biaya ini dapat dilakukan apabila renovasi rumah hanya dalam skala kecil dan sedang saja. Intinya, anda dan keluarga tidak harus pindah dan sewa rumah lain.

Ada contoh menarik terkait ini. Rekan penulis, pernah bertahan bersama keluarganya di rumahnya, dari proses awal hingga tuntasnya renovasi. Padahal, renovasi rumah 2 lantai yang dilakukannya. Jadi, keluarga ini tidak mau mengelurkan biaya untuk sewa rumah dalam beberapa bulan, selagi menunggu rumahnya selesai renovasi. Mereka berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain, hingga tuntasnya rumah direnovasi. Anda mau berhemat seperti itu?  

8. Tak Mesti Kontraktor

Jika skala renovasi rumah anda berskala kecil hingga menengah, tips renovasi rumah hemat biaya terkait ini, tidak harus menggunakan jasa pemborong atau kontraktor, beserta arsitek. Seorang tukang berpengalaman yang berdomisili di wilayah anda, dapat dipekerjakan untuk itu.

Apabila anda belum mempunyai pengalaman sekalipun merenovasi rumah, maka carilah informasi kepada tetangga yang pernah melakukannya. Mintalah kontak tukang andalannya. Terkait ini, biasanya toko material yang telah lama eksis, memiliki hubungan dengan berbagai tukang. Dengan berbelanja beberapa material di situ, pemilik toko dapat merekomendasikan tukang yang anda butuhkan.

Biaya jasa tukang yang tinggal dalam kawasan rumah anda, cenderung lebih murah ketimbang menggunakan jasa kontraktor. Yang penting itu tadi, temukan tukang berpengalaman yang dikenal selalu memberikan jasa terbaiknya. Lagipula, bila skala renovasi terbilang kecil-menengah, seorang tukang berpengalaman beserta tim nya, biasanya sudah cukup mampu mengerjakannya.

9. Tidak Harus Bongkar Semua

Merenovasi rumah itu bermakna memperbaiki (meremajakan) yang rusak atau tidak indah lagi, menambah ruangan, dan untuk memberikan kenyamanan. Jadi, bukan membangun rumah baru dari nol; renovasi rumah sederhana menjadi kelihatan mewah. Sekali lagi, bukan membangun rumah baru. Renovasi rumah berskala makro sekalipun tidak berarti membangun rumah baru.

Dengan kata lain, renovasi rumah makro tidak harus merubah struktur bangunan atau denah rumah. Bahkan, cara renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai pun tidak selalu harus membongkar struktur bangunan lama. Ada trik khusus untuk ini, sehingga berhemat biaya.

Jadi, tips renovasi rumah hemat biaya, salah satunya dengan cara tidak harus bongkar semua dinding. Ingat, membongkar dinding itu bukan sekadar pekerjaan renovasi ringan. Tindakan ini mesti memperhitungkan betul struktur bangunan; dinding itu menopang beban di atasnya, yaitu salah satu struktur atap. Sembarangan membongkar, malah bisa jadi petaka, dan itu menelan biaya besar.

Terkait ini, jikapun harus membongkar satu-dua dinding, bahkan lebih dalam rangka mendapatkan suasana ruangan terbuka yang menimbulkan kesan lapang, di samping sang tukang akan membuat semacam ‘pengganti penahan’ struktur atap agar tidak runtuh, pekerjaan ini pun tidak harus dilakukan sekaligus. Lakukanlah secara bertahap, sebagaimana tips renovasi rumah hemat biaya yang diuraikan pada poin 3.

Ingat, membongkar semua ruangan, itu sama dengan membangun rumah baru. Jika itu pilihannya, sekaligus saja ubah denah bangunan menjadi baru dan dengan fungsionalitas yang lebih efisien dan proporsional.

10. Denah Utama Tetap Sama

Mengusahakan denah utama tetap sama ini sama dengan yang diurai di atas. Jadi, tidak membongkar total. Ini sama dengan membangun baru. Biaya membangun rumah baru tentu saja lebih mahal, karena biaya material tidak sama saat pertama kali rumah anda dibangun.

Tips renovasi rumah hemat biaya yang bisa diterapkan dalam hal ini, yakni mempertahankan denah utama, dan mengubah tata letak dapur misalnya; dari dapur model U menjadi L, sehingga lebih terkesan open kitchen. Ini renovasi hemat biaya, tetapi memberikan suasana baru yang menyegarkan.

Atau, sekadar mengganti backsplash. Menambah kabinet dapur bagian atas. Mengubah warna cat kitchen set dan dinning table yang tadinya serba walnut menjadi salah satu warna moody (hitam, abu-abu, biru tua, navy blue, forest green, ungu tua, dan atau merah maroon).

Lantai itu ibarat velg pada mobil. Hanya dengan mengganti velg yang ganteng, tampilan mobil pun berubah drastis. Begitu pula pada lantai rumah. Mengganti keramik biasa pada lantai rumah berukuran 30×30 cm menjadi granit berpola acak dengan ukuran 60×60 cm misalnya, akan segera mengubah tampilan rumah menjadi lebih estetik, elegan, dan wow!

Usai penutup lantai yang berganti material, pada waktu berikutnya, dimana dana sudah tersedia lagi, anda bisa merovasi salah satu dinding, yakni dengan memasang bata tempel misalnya. Maka, area dinding itu menjadi aksen ruangan yang pasti memukau.

Semua contoh renovasi tersebut merupakan renovasi kecil dengan dampak yang besar.

11. Rancang Ruang Menyatu

Tips renovasi rumah hemat biaya ini sudah disinggung sedikit pada beberapa poin sebelumnya, yakni membuat dua ruang menyatu. Dalam hal ini, akan ada pembongkaran satu dinding. Sekali lagi, pastikan pembongkaran dinding tersebut aman. Tukang berpengalaman dan apalagi kontraktor memahami hal ini. Jadi, jangan lakukan sendiri apabila anda tidak ahli di bidang ini!

Dengan hanya membongkar satu area, salah satu dinding dapur misalnya, ruangan menjadi tampak luas. Menyatu dengan ruang fungsional lainnya, seperti living room.

Rancang ruang menyatu seperti ini tergolong renovasi sedang, tetapi hasilnya akan sangat terasa berbeda.

12. Renovasi Kecil, Dampak Besar

Temukan renovasi apa saja yang menjadi tips renovasi rumah hemat biaya, sebagaimana disinggung pada tips ke-10, yakni renovasi kecil, dampak besar.

Renovasi rumah berskala kecil hingga sedang bisa berupa mengganti warna cat eksterior rumah, mengganti material lantai, mereparasi plafon dengan material lebih baik sekaligus mengubah bentuknya, mengganti warna kitchen set, membuat skylight pada atap dapur guna memberi akses cahaya natural masuk, dan atau merancang jendela dapur yang lebih besar dengan tujuan yang sama, serta banyak lagi.

Baca juga:

8 Trik Pencahayaan Alami Desain Dapur Kecil Minimalis

Tentu saja, tujuan renovasi lah yang menggerakkan anda melakukannya – demi fungsionalitas, keindahan, kenyamanan, dan meningkatkan nilai properti.

13. Meremajakan Perabotan

Tips renovasi rumah hemat biaya pada poin ini sangat berbeda. Tidak terkait fisik bangunan rumah.

Merenovasi rumah tidak melulu berkaitan dengan fisik bangunan atau material yang digunakan pada rumah. Salah satu trik membuat rumah terlihat indah dan karenanya menciptakan kenyamanan adalah dengan ‘meremajakan’ perabotan rumah.

Meremajakan perabotan fungsional, seperti mengganti kabinet TV yang sudah melapuk dan meleyot dengan yang baru akan mempertahankan fungsionalitas sekaligus menghadirkan estetika baru. Dan, atau membeli 1 set sofa baru yang sesuai dengan warna dinding.

Contoh lain, mengganti kompor biasa dengan kompor tanam, dengan sedikit perubahan pada kondisi dan posisi countertop, akan membuat tampilan dapur lebih berkelas. Begitu pula dengan mengganti rice cooker lama yang nasinya kini cepat basi, dengan yang model baru, membuat view dapur kecil sederhana tampak lebih mewah.

Jadi, tips renovasi rumah hemat biaya, tidak selalu hanya soal fisikal bangunan. Meremajakan atau mengganti perabotan rumah yang sudah kurang optimal fungsinya, dengan yang baru, merupakan bagian dari renovasi rumah.

14. Temukan Solusi Sampah

Selalu akan ada sampah atau puing bangunan dalam proses renovasi rumah; sisa material bangunan yang tidak terpakai akan menumpuk di salah satu sisi halaman, atau depan rumah. Ini bisa menimbulkan biaya yang tidak kecil untuk membersihkannya. Jika anda bisa deal di awal dengan tukang, agar mereka yang sekaligus membersihkan dan membuangnya di akhir masa renovasi, itu sangat bagus.

Solusi lain, sementara proses renovasi berlangsung, dapat mengajak dan sepakat dengan pengangkut sampah di kawasan anda, untuk membersihkan dan membuangnya secara bertahap. Tentu saja, akan ada biaya khusus untuk ini.

Tips renovasi rumah hemat biaya yang satu ini bukan perkara sepele. Ini bisa memakan biaya lumayan besar, apabila material tidak terpakai tersebut sangat banyak volumenya, dan mesti diangkut dengan mobil bak sekaligus.

15. Siapkan Anggaran Cadangan

Dalam artikel 6 Tips Renovasi Rumah yang Anti Gagal, pada poin pertama, ditekankan perihal pentingnya “perencanaan yang matang”, sebelum renovasi rumah dimulai. Hal ini berkaitan dengan tips pertama renovasi rumah hemat biaya dalam artikel ini, yaitu “Budget di Atas Imajinasi”.

Tips renovasi rumah hemat biaya yang terakhir ini berhubungan dengan kedua poin tersebut, yakni tentang pentingnya estimasi biaya renovasi rumah, yang dibuat setepat mungkin – diperoleh dari berdisikusi dengan tukang, arsitek, dan kontraktor.

Estimasi biaya renovasi rumah yang setepat mungkin itu akan menghindarkan anda dari kepanikan manakala budget yang disediakan ternyata kurang banyak. Nah, estimasi setepat mungkin, tidak berarti sangat tepat. Sebab, umum terjadi dalam hal renovasi dan atau membangun rumah baru, selalu saja biaya yang dihitung di awal, ternyata meleset.

Solusi terhadap hal ini, siapkan anggaran cadangan. Anggaran yang dimaksud, yakni setidaknya melebihkan 15% hingga 20% dari total anggaran renovasi rumah yang sudah di-estimasi sebelumnya. Ini akan menjadi budget cadangan manakala ada saja biaya yang timbul dari proses renovasi.

Anda harus menyiapkan anggaran cadangan itu. Apalagi, jika pekerjaan renovasi diserahkan langsung kepada tukang berpengalaman. Lain halnya jika project renovasi dikerjakan oleh pihak profesional (kontraktor); ada kontrak kerjasama yang semuanya serba tertulis jelas dan mengikat – termasuk di dalamnya, soal anggaran renovasi yang dibutuhkan.

Kesimpulan

Tips renovasi rumah hemat biaya dalam artikel ini bersifat inspiratif, dan memberi opsi-opsi solutif, agar renovasi rumah tidak harus menggelontorkan banyak uang. Bahkan, dengan solusi sederhana, renovasi yang dilakukan dapat mencapai tujuan renovasi rumah, yakni tercapainya fungsionalitas ruang, keindahan, kenyamanan, dan naiknya nilai properti anda.

Demikianlah ke-15 tips renovasi rumah hemat biaya yang tersaji di atas. Semoga bermanfaat!

Setukang
Setukang