Bila anda sengaja menyiapkan pekarangan rumah (depan, belakang, samping) yang kosong untuk dibuat sebuah taman rumah yang asri dan indah, maka artikel ini pas untuk anda – sebagai referensi, guna mendapatkan inspirasi jenis desain taman rumah yang seperti apa, yang paling tepat diterapkan di rumah anda.
Berikut, 10 jenis desain taman rumah paling populer yang bisa menjadi sumber inspirasi anda:
1. Taman Minimalis

Taman Minimalis adalah taman sederhana yang mementingkan fungsionalitas elemen, keteraturan, dan pilihan tanaman yang minimalis. Bisa dibilang, taman jenis ini adalah yang paling populer di Indonesia, di samping taman tropis dan kontainer.
Taman Minimalis atau taman kecil ini, jangan dianggap sepele. Asalkan tepat dalam pemilihan dan penempatan elemen taman, ia bisa jadi sangat mengindahkan rumah, dan membuat nyaman penghuninya.
Terkait ini, ada banyak elemen taman. Namun, secara garis besar, dapat dikelompokkan menjadi 2 elemen: Keras dan Lunak. Elemen keras (hardscape) taman itu adalah benda mati, yang sifatnya dekoratif, sebagai ornamen pelengkap yang memperindah sebuah taman, seperti: Lampu taman, kolam ikan, gazebo, patung, meja dan kursi, ayunan, batu, jalan setapak, dll. Sedangkan, elemen lunak (softscape) taman adalah makhluk hidup, yaitu aneka jenis tanaman (bunga, pohon), dan hewan (ikan, kura-kura).
Ciri atau karakter utama desain taman rumah minimalis itu, yakni: Praktis dan sederhana (simplicity), ada ruang kosong, fungsionalitas, keteraturan (pola tanam simetris), aksen, pencahayaan, dan tanaman minimalis (minimalistic plant).
Dalam taman minimalis, pengaturan tanaman cenderung kaku pada satu garis (deretan) vertikal ataupun horizontal (sejajar tembok misalnya), atau mengikuti pola tertentu, seperti bujur sangkar, dan atau oval.
Jenis tanaman pada minimalist garden umumnya berkarakter rendah, Namun, tanaman berkarakter pepohonan yang rindang pun bisa ditempatkan satu-dua, sepanjang tidak menutupi area taman. Ini menjadi semacam aksen dan menciptakan visual berbeda, agar kesan monoton tidak mendominasi.
Sejumlah tanaman yang bisa ditanam pada desain taman rumah minimalis, antara lain: Rumput Kacang Kuning (Arachis Pintoi), Kamboja Jepang (Adenium Obesum), Lidah Mertua (Sanseviera), Pakis Aji (Sikas), Bambu Kuning, Kaktus Koboi, Ruellia, Bunga Kertas (Bougainvillea), Palem Kuning (Dypsis Lutescens), Pohon Kamboja (Plumeria Rubra), dll.
Elemen keras seperti air mancur kecil, kolam ikan, dan lampu taman, bisa pula ditempatkan pada taman minimalis, sepanjang ada cukup space, dan fungsinya memang diperlukan, dan mempercantik area taman.
Tidak hanya ada ruang tamu minimalis, ruang keluarga minimalis, dan dapur berdesain minimalis, taman rumah pun ada yang bergaya minimalis. Nah, lebih lengkap tentang desain taman rumah minimalis, diulas lugas dalam artikel INI.
2. Desain Taman Rumah: Taman Tropis

Taman Tropis adalah taman khas negara tropis, seperti Indonesia, yang fleksibel pada cuaca yang sangat panas, tingkat kelembapan tinggi, dan curah hujan tinggi. Pada taman tropis, tingkatan atau layering tanaman sangat jelas terlihat, yakni adanya rumput-rumputan, tanaman rendah, sedang, hingga tanaman berbentuk pohon.
Ciri-ciri desain taman rumah bergaya tropis, yaitu tanaman yang berdaun lebar, rimbun dan teduh; dilengkapi dengan rumput-rumputan, bahkan lumut untuk memberikan kesan natural.
Tanaman yang umum ada ada gaya tropical garden itu, antara lain: Rumput Arachis Pintoi, Lily Paris, Adenium, Kamboja, Anggrek, Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis), Bunga Melati, Bird of Paradise (Strelitzia Reginia), Helikonia, Monstera, Bugenvil, Palem-paleman, Pisang-pisangan (Pisang Bali, Pisang Kipas), Pandan Bali, Pohon Kelapa pendek, Pohon Kamboja, dll. Semua jenis tanaman ini, tahan terhadap kondisi iklim tropis.
Ornamen hardscope khas taman tropis, antara lain: Kayu (gapura, gazebo), batu (patung, stepping stone), water feature (kolam ikan dan kolam tanaman air), dan lampu taman.
3. Taman Vertikal

Taman Vertikal adalah taman yang menempatkan tanaman hiasnya secara vertikal pada media khusus, seperti teralis besi dan pergola; tanaman biasanya diletakkan pada media khusus (besi teralis yang menempel pada dinding), dan berada dalam pot (kontainer), dan atau sengaja dibiarkan merambat melalui rusuk-rusuk kayu pada pergola.
Taman vertikal dapat diterapkan pada jenis taman apapun – dapat menjadi solusi utama taman berukuran kecil dan sempit, dan menyemarakkan taman bergaya apapun, baik pada lahan kecil maupun luas.
Namun ingat, tidak semua jenis tanaman hias cocok ditempatkan pada media vertical garden. Adapun tanaman yang umum dipakai pada desain taman rumah bergaya vertikal, berkarakter memiliki akar dangkal yang tidak membutuhkan media tanam yang luas. Tanaman untuk taman vertikal itu, antara lain: Janda Merana, Morning Glory, Daun Dolar, Pakis Boston, Bunga Lipstik (Aeschynanthus Radicans), Paku Sarang Burung, Bromelia, Lili Paris (Chlorophytum Comosum), Begonia, Tanduk Rusa (Platycerium Bifurcatum), dll.
4. Taman ZEN

Taman ZEN adalah taman batu jepang yang dipenuhi dengan kombinasi bebatuan, kerikil, pasir, tanaman, kayu, dan elemen lain, seperti: jalan setapak batu, patung, jembatan, lentera batu, dan pagar sebagai pembatas dengan tetangga. Biasanya tidak ada air dalam konsep taman ZEN ini, kendatipun dalam taman ZEN masa kini, unsur air ditambahkan dalam wujud kolam ikan.
Taman kering tradisional Jepang ini umumnya berada di pekarangan belakang, karena tujuannya sebagai oase kontempelasi pribadi; tempat untuk healing pikiran dan jiwa.
Adapun tanaman yang biasanya ada pada desain taman rumah bergaya ZEN, antara lain: Bambu, Teratai, Azalea, Black Pine, dll.
5. Taman Tematik

Taman Tematik adalah taman yang fokus pada keseragaman tanaman tertentu, baik dari segi jenis, karakter, maupun warna bunganya. Misalnya, fokus pada tanaman palem-paleman saja, pada kelompok bunga yang mekar di malam hari (Bunga Sedap Malam, Casablanca Lily, Wijaya Kusuma, Evening Primrose, dll), khusus tanaman anggrek, bonsai saja, dan atau fokus pada tanaman herbal.
Desain taman rumah berkonsep theme garden dapat diwujudkan pada lahan sempit maupun luas, dengan penambahan elemen keras pendukung, seperti: Lampu taman, kolam ikan, jalan setapak, dll.
6. Taman Batu

Taman Batu adalah jenis taman kering dan juga basah, yang memanfaatkan keberadaan batu sebagai titik fokus utama. Dilengkapi dengan ornamen lain, seperti kerikil halus dan lembut yang juga menjadi karakter taman ZEN, dan dominasi tanaman rendah dan sedang yang ditanam pada beberapa kontur berbeda, serta sedikit tanaman berkarakter pohon, guna memberikan kontras dan daya tarik visual berbeda.
Eksistensi air terjun kecil yang jatuh pada tebing batu buatan, pun menjadi daya tarik desain taman rumah berkonsep taman batu. Ukuran bebatuan yang variatif, tata letak batu, dan pemilihan jenis tanaman, menjadi kunci sukses taman batu.
Taman batu tidak cocok untuk lahan terbatas; taman berkonsep taman batu memerlukan ukuran pekarangan yang relatif luas, dan kontur tanah berbeda, agar leluasa merealisasikan karakternya.
Jenis-jenis tanaman pada tanaman batu, antara lain: Rumput hias, Lumut, Pakis, Bunga Pentas, Marigold, Geranium, Cemara Salju, Pucuk Merah, dll.
7. Desain Taman Rumah: Taman Kontainer

Taman Kontainer adalah istilah dari tanaman dalam wadah atau pot. Jadi, bunga dan pohon tidak langsung ditanam pada tanah, melainkan pada pot. Tanaman berbentuk pohon, seperti Kamboja, dan bahkan Cemara Salju, ditanam dalam pot berukuran lebih besar.
Desain taman rumah dalam kontainer dapat diterapkan pada semua jenis taman; tanaman dalam pot bisa diletakkan di antara tanaman yang ditanam langsung ke tanah, atau diposisikan pada area khusus.
Tabulampot (Tanaman buah dalam pot) pun bisa dikombinasikan dengan tanaman hias lainnya. Hanya saja, keberadaan tabulampot ini harus diperhitungkan dengan matang pada sebuah taman, khususnya taman dengan size kecil dan sempit – jenis tabulampot apa yang dipilih, karakter percabangannya, dan berapa jumlahnya – kecuali, luas taman memadai, maka ini bukan sebuah persoalan.
Desain taman rumah bergaya taman kontainer dapat diletakkan di luasan tanah berapapun, dimanapun. Bahkan, di dalam ruangan rumah.
8. Taman Kontemporer

Taman Kontemporer adalah taman modern masa kini yang berkarakter rapi, teratur, tidak banyak warna, adanya pembatas zona tanam, berpadu dengan elemen rumah, ruang kosong, pencahayaan maksimal, dan tanaman yang sesuai.
Elemen softscape pada desain taman rumah kontemporer, bisa dibilang tidak lebih dominan dari furnitur atau elemen rumah yang berada di dekatnya. Kendatipun, taman kontemporer tersebut berada di lahan luas, seperti depan, samping, dan atau belakang rumah. Keindahan taman tidak saling mengalahkan dengan elemen rumah. Begitupun sebaliknya.
Dengan kata lain, tidak seperti taman minimalis yang minim elemen kerasnya, pada taman kontemporer, unsur hardscaping cukup mendominasi. Ini sebuah tantangan bagi perancangnya, karena bagaimanapun juga kesan asri taman tidak boleh terkalahkan. Kedua elemen utama (lunak dan keras) mesti dapat berpadu harmonis.
Ciri lain taman kontemporer, area tanam umumnya ditutupi dengan bebatuan, kerikil halus, kayu, dan atau keramik. Ini bertujuan, agar lintasan pijakan para penghuni tidak terkotori dengan tanah.
Sistem pencahayaan di malam hari pun, menjadi bagian dari karakter contemporary garden; penggunaan lampu taman merupakan keniscayaan model taman yang terinspirasi dari rumah-rumah di luar negeri.
Sedangkan, terkait jenis tanaman yang tepat ditanam pada taman kontemporer, di antaranya: Rumput-rumputan, Sri Rejeki, Anthurium, Lily Amazon, Adenium, Kaktus Koboi, Palem-paleman, Pohon Kamboja, Beringin Karet, Cemara, dll.
Memandang taman kontemporer yang berada dalam sebuah ruang terbuka hijau di pekarangan rumah, merupakan sebuah kemewahan, sekaligus spot relaksasi pikiran dan jiwa, yang dapat dinikmati sepanjang waktu.
9. Taman Indoor

Taman Indoor adalah taman yang berada dalam rumah, baik itu di tengah, samping, dan belakang rumah yang tertutupi tembok.
Sama seperti taman minimalis dan taman kontemporer, desain taman rumah indoor menekankan pada kerapian dan keteraturan. Tanaman yang dipilih pun, biasanya yang minim perawatan, dan tahan dalam ruangan dengan sedikit pencahayaan matahari langsung. Itu sebabnya, rumah-rumah modern yang membuat indoor garden secara serius, biasanya merancang skylight di atas area taman tersebut, agar supaya tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesa-nya.
Beberapa jenis tanaman hias ini cocok untuk taman indoor: Sri Rejeki, Aglaonema Merah, Pilea, Anthurium, Kaktus, Peace Lily, Lidah Mertua, Aloe Vera, Monstera, Krisan, Beringin Karet, dll.
10. Taman Atap

Taman Atap atau Rooftop Garden adalah taman yang berada di area paling atas sebuah rumah, atau bahkan gedung; rooftop garden merupakan solusi penciptaan ruang terbuka hijau di lahan terbatas pada rumah dan gedung yang berada di kawasan perkotaan.
Dalam konteks desain taman rumah, dan manfaat taman pada umumnya, rooftop garden yang terbuka pun memiliki sejumlah keuntungan, seperti memiliki taman dalam area rumah tanpa harus menyiapkan lahan khusus untuk itu, oase relaksasi, menciptakan suasana sejuk dan asri, meningkatkan kadar oksigen, menyaring polusi dan radiasi, pemanfaatan air hujan, jalur singgah burung dan serangga, dan menyalurkan hobi bercocok tanam.
Jenis tanaman yang cocok untuk taman atap adalah yang bandel alias tahan terhadap terik matahari, dan terpaan angin kencang. Beberapa tanaman ini, rekomen ditanam pada taman atap: Palem, Bunga Matahari, Anggrek, Melati, Sukulen, Kaktus, dll. Bahkan, konsep urban farming pun sangat bagus diterapkan pada taman dak rumah ini, yakni dengan menanam tanaman obat, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
Jika area dak rumah ini masih cukup luas, sentuhan hardscaping dapat ditambahkan, seperti gazebo, meja dan kursi bergaya rustic, daybed, perlengkapan barbekyu, lighting dan bahkan perlengkapan hiburan (musik dan home cinema).
Gaya taman minimalis, dan atau kontemporer, lebih worth it diaplikasikan pada taman atap.
Penutup
Desain taman rumah yang terbaik tidak akan sama antara satu pemilik rumah dengan pemilik rumah lainnya. Itu karena, karakter masing-masing lahan untuk taman itu berbeda. Belum lagi, preferensi individu perihal indahnya sebuah taman rumah, itu pun berbeda citarasa.
Karenanya, 10 jenis taman rumah paling populer di atas, semoga bisa menambah referensi, dan menginspirasi dalam merancang taman terbaik versi anda.




