Merancang sebuah taman rumah itu jauh lebih mudah ketimbang merawat kelestariannya. Ini pekerjaan yang tidak ada habisnya, apapun jenis tamannya, termasuk desain taman rumah minimalis.
Apa itu Taman Minimalis

Taman Minimalis adalah taman yang didesain dengan prinsip-prinsip minimalis; dirancang secara sederhana pada lahan terbatas, ataupun luas; mengutamakan fungsionalitas elemen (lunak), keteraturan, palet warna minimal, dan pilihan jenis tanaman rendah dan sedang, dengan satu-dua tanaman tinggi sebagai aksen seperlunya, sekaligus pencipta visual berbeda, guna mereduksi tampilan monoton yang mendominasi.
Cara Membuat Taman Minimalis

Sejumlah tahapan ini sebaiknya dilalui dalam mendesain taman rumah minimalis:
1. Hitung Luas Lahan
Mengetahui luas lahan, dan bahkan jenis tanah serta konturnya akan memudahkan proses tahapan berikutnya dalam merancang taman rumah bergaya minimalis.
2. Pertimbangkan Elemen yang Bakal Ada
Elemen lunak (softscape), sudah pasti akan ada, karena ini menyangkut tanaman yang akan ditanam, termasuk ikan hias jika ada elemen kolam ikan nya. Yang perlu dipertimbangkan matang, perlu kah dan seberapa banyak item elemen keras (hardscape) yang mesti ada dalam taman, seperti bebatuan, kerikil, pasir, patung, air mancur, kolam ikan, lampu taman, kursi-meja, dll.
3. Buatlah Denah
Jika semua elemen yang dibutuhkan sudah dipastikan keberadaannya nanti, maka buatlah denah – dimana posisi tepat masing-masing elemen tersebut. Ini akan sangat memudahkan, dan mempercepat proses eksekusi pembuatan taman.
4. Rancang Sistem Drainase
Sistem jalan air atau drainase mesti dibuat dengan tepat, agar ketika hujan sederas-derasnya, dan saat penyiraman rutin tanaman, air tidak menggenangi permukaan taman.
5. Persiapkan Sistem Lighting

Sistem lighting (pencahayaan listrik) dibutuhkan saat malam tiba. Perlu dipikirkan sedari awal, apakah area taman membutuhkan lampu khusus, seperti: Spike lights (tenaga surya), Spotlight, In-ground lights, LED strip outdoor, lampu dinding, dll. Ataukah, cukup dengan lampu teras saja.
6. Tanaman yang Akan Dibeli
Rencanakan matang akan membeli tanaman hias apa. Karena konsep taman minimalis, rekomendasinya tanaman hias yang berukuran rendah, sedang, dan sedikit yang tinggi tetapi tidak yang terlalu rimbun. Contoh jenis tanamannya akan diurai di bawah.
7. Kalkulasi Biaya
Sampai pada tahap ini, kalkulasi biaya sudah bisa diperoleh secara kasar. Tentu, untuk mendapatkan biaya tepatnya, mesti dilakukan pengecekan harga langsung di lapangan.
8. Perawatan Rutin
Seperti yang disinggung di bagian awal artikel ini, membuat taman itu lebih mudah ketimbang mempertahankan kelestariannya. Ya, inilah tahapan akhir sekaligus selamanya: Perawatan taman dan tanamannya. Inilah (sebenarnya) aktivitas menyenangkan yang tiada habisnya – gardening (berkebun) – rutin membersihkan taman – menyiram tanaman – memupuk – memangkas bagian tanaman yang dipandang tidak proporsional, dll.
Karakter Desain Taman Rumah Minimalis

Sama halnya seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan atau dapur minimalis, desain taman rumah minimalis pun memiliki karakter atau ciri khasnya, yaitu:
1. Praktis dan sederhana (simplicity)
2. Adanya ruang kosong
3. Fungsionalitas elemen dekoratif jika diperlukan (misalnya lampu taman)
4. keteraturan (pola tanam yang simetris: sejajar vertikal-horizontal, persegi, atau oval)
5. Aksen warna tanaman, dan atau jenis yang lebih tinggi dan rimbun
6. Pencahayaan maksimal, khususnya di siang hari
7. Tanaman minimalis (minimalistic plant), baik jenis maupun jumlahnya
Jenis Tanaman pada Taman Minimalis

Sebenarnya, tanaman hias apapun bisa ditanam di taman anda. Suka-suka anda!
Namun, bila desain taman rumah minimalis merupakan konsepnya, maka konsistensi pada tema diperlukan, termasuk jenis tanaman yang lebih cocok untuk minimalist garden, seperti: Rumput-rumputan, Lidah Mertua (Sanseviera), Lidah Buaya (Aloe Vera), Kamboja Jepang (Adenium Obesum), Ruellia, Kaktus Koboi, Pakis Aji (Sikas), Bambu Kuning, Palem Kuning (Dypsis Lutescens), Bunga Kertas (Bougainvillea), Pohon Kamboja (Plumeria Rubra), dll.
Kelebihan Desain Taman Rumah Minimalis

Taman minimalis mempunyai beberapa keunggulan atau kelebihan, di antaranya:
Oase Relaksasi Sepanjang Waktu
Memiliki taman model apapun, termasuk desain taman rumah minimalis, sepanjang taman itu ditata dengan apik, maka itulah oase relaksasi para penghuni rumah; menyamankan mata, pikiran dan jiwa. Tempat alternatif luar ruang, dimana anggota keluarga berkumpul, bermain, dan bercengkrama di ruang terbuka hijau.
Meningkatkan Kadar Oksigen
Penelitian membuktikan, bahwa area terbuka hijau itu meningkatkan kadar oksigen di sekitarnya. Desain taman rumah minimalis yang dirancang bagus (tak harus mahal), membuat kualitas hidup pemiliknya lebih baik, karena terbentuknya sirkulasi udara segar dan bersih setiap waktu.
Filter Polusi dan Radiasi
Selain meningkatkan kadar O2, eksistensi taman, termasuk desain taman rumah minimalis, mampu men-filter polusi udara buruk, dan menyaring radiasi matahari secara langsung. Proses ini berjalan kimiawi, tidak terlihat, namun manfaatnya terasakan dalam kesehatan jangka panjang.
Mendongkrak Nilai Investasi
Desain taman rumah minimalis yang dikerjakan dengan maksimal akan memperindah properti. Sedikit-banyak ini akan mendongkrak nilai jual rumah.
Biaya Pembuatan Terjangkau
Merealisasikan desain taman rumah minimalis yang estetik, sebenarnya tidak harus membayar jasa profesional, seperti tukang taman profesional, desainer taman, dan atau arsitek lanskap. Anda bisa merancang taman itu sendiri. Dengan begitu, biaya lebih dapat diirit. Singkatnya, membuat desain taman rumah minimalis, mestinya terjangkau biaya.
Mudah dalam Perawatan

Lantaran desain taman rumah minimalis tidak banyak menghadirkan unsur hardscape, maka fokus perawatan hanya pada tanamannya saja. Dan, sepanjang tidak ada hama tanaman yang masif terlihat, praktis tindakan perawatan hariannya cuma menyiram tanaman, setidaknya sekali dalam sehari, yakni di waktu pagi sebelum jam 9, dan sore menjelang malam.
Dan, perawatan serius seperti pemupukan, yakni penambahan unsur hara pada tanaman, dilakukan tergantung jenis tanamannya. Namun, secara umum pemupukan tanaman hias daun biasanya dilakukan sekali dalam 3-6 bulan.
Kekurangan Taman Minimalis

Selain keunggulan, desain taman rumah minimalis, pun memiliki kekurangannya, yakni:
Ornamen Dekoratif Minimal
Sentuhan dekoratif pada desain taman rumah minimalis itu bukan yang mendominasi. Ornamen dekoratif yang minimal merupakan kekurangan, namun sekaligus ada positifnya, yaitu tidak membutuhkan biaya pembuatan dan perawatannya, serta tidak menjadi ‘pengalihan’ fokus pandangan.
Tidak Bisa Berkembang Lebih Jauh
Desain taman rumah minimalis umumnya dirancang pada lahan terbatas, kendatipun tema ini dapat diterapkan pada lahan luas. Kondisi lahan taman minimalis yang terbatas, membuat taman tersebut tidak bisa berkembang lebih jauh. Sebab, tidak semua space pada taman minimalis harus terisi tanaman. ‘Kekacauan’ penataan seperti itu bukan khas minimalis style. Dengan kata lain, ruang kosong itu wajib ada – guna area lalu lalang penghuni, yang dipercantik dengan stepping stone, misalnya.
Jikapun hendak dikembangkan, maka salah satu area dinding pembatas dengan tetangga, dapat dipasang teralis khusus, dan di situlah gaya taman vertikal bisa ditempatkan.
Jenis Tanaman yang Cocok
Seperti sudah disinggung sebelumnya, tanaman apa saja sebenarnya bisa ditanam pada desain taman rumah minimalis. Namun, apabila mau tetap konsisten pada konsep minimalis, maka rekomendasi sejumlah jenis tanaman yang cocok, sudah disampaikan di atas.
Bukan Area Luas untuk Bermain

Kekurangan lain dari desain taman rumah minimalis, itu bukanlah area yang pas untuk bermain badminton, apalagi sepakbola. Namun, sekadar duduk dan bercengkrama di sekitar taman dalam jumlah orang terbatas, itu oke lah.
Perawatan Tanaman
Kekurangan desain taman rumah minimalis yang terakhir, membutuhkan waktu anda sebagai pemilik untuk menyediakan waktu melakukan penyiraman rutin, merapikan ranting, daun dan percabangan yang kurang proporsional, serta memupuk tanaman dalam kurun waktu tertentu.
Kesimpulan
Desain taman rumah minimalis dan taman berkonsep apapun, memerlukan komitmen untuk merancang, memelihara, dan melestarikannya. Ini pekerjaan ‘berkebun’ yang menyenangkan, yang tiada habisnya.
Memiliki taman minimalis di pekarangan rumah merupakan sebuah kemewahan dan keuntungan hidup di kota besar; lebih banyak manfaatnya ketimbang kekurangannya.




