Cara desain taman rumah hook yang tepat akan menciptakan estetika tak biasa. Sebaliknya, gagal mengeksekusi dengan tepat, bakal menimbulkan kekacauan visual dan disfungsi elemen-elemen yang ada.
Sekadar diketahui, memiliki rumah hook merupakan keistimewaan. Istimewa, karena sejumlah faktor menguntungkan yang tidak diperoleh oleh rumah non-hook, seperti: Posisi lebih strategis, akses masuk-keluar kendaraan lebih mudah, hemat energi (listrik), pencahayaan alami maksimal, sirkulasi udara bagus, mendongkrak nilai properti, dan peluang membangun lahan kosong depan dan samping rumah.
Singkatnya, desain taman rumah hook pada akhirnya mesti harmoni dengan hunian itu sendiri. Bukan bertabrakan, dan apalagi memunculkan kekacauan visual.
Desain Taman Rumah Hook
Guna menghindari gagal eksekusi taman pada rumah sudut, 10 langkah di bawah ini bisa dipertimbangkan sebelum memulai proyek ini.
1. Perhitungkan Luasan Lahan

Rumah sudut mempunyai lahan kosong di depan dan samping rumah. Setelah carpot dan teras dipastikan posisi permanennya, maka lahan kosong yang tersedia merupakan space yang dapat dibuat sebagai taman rumah.
Maka, sebelum memulai proyek ini, perhitungkan atau ukur betul space yang ada untuk mendesain taman rumah hook yang bagus.
Usai clear pada langkah ini, sebenarnya bisa lompat ke langkah ke-3. Namun, sebaiknya lakukan terlebih dahulu langkah ke-2, guna memperkaya wawasan, dan mendapatkan inspirasi.
2. Riset Desain Taman Rumah Hook
Lakukanlah riset kecil via buku-buku, dan atau situs-situs di internet tentang pertamanan, khususnya perihal cara merancang taman rumah hook.
Di internet, tak terhitung inspirasi tentang taman rumah sudut. Kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi dan inspirasi tentang itu. Ini memperkaya wawasan, dan berguna manakala anda harus melibatkan tukang taman, dan atau garden desainer untuk menerjemahkan desain taman rumah hook berwujud nyata seperti yang anda bayangkan.
3. Imajinasikan Elemen yang Direncanakan Ada

Berimajinasi adalah langkah awal melahirkan kreativitas. Maka, imajinasikan seperti apa nanti wujud akhir taman rumah hook anda.
Imajinasi anda berisi. Lantaran, hasil riset yang anda lakukan sebelumnya, sudah nyantol di kepala. Ini membantu anda menemukan bentuk ideal untuk desain taman rumah hook impian anda. Dari sini, elemen keras dan lunak yang bakal ada, sudah bisa dibayangkan; mana yang rencananya ada, dan mana yang tidak diperlukan.
Tema atau jenis taman yang akan diterapkan pun, mestinya sudah diperoleh pada langkah ini; apakah hendak menerapkan taman bergaya minimalis, tropical garden, taman kontemporer, dan atau perpaduan dua gaya taman yang berbeda.
4. Kalkulasi Ulang yang Seharusnya Ada
Mempertimbangkan ulang, mana elemen yang harus ada, dan mana yang tidak perlu. Kalkulasi ulang ini akan membantu efektivitas dan efisiensi proses pembangunan taman rumah sudut anda. Sampai di sini, anda sudah hampir setengah jalan dalam mendesain taman rumah hook anda.
5. Buatlah Denah

Buatlah denah tata letak semua elemen taman. Pada kenyataannya, posisi elemen ini bisa jadi berubah dari rencana awal. Namun, dengan memiliki denah, pekerjaan mendesain taman rumah hook ini menjadi lebih cepat dan tepat guna. Tidak perlu banyak trial and error yang menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan dana.
6. Riset Harga Semua Elemen
Pada langkah ini, sudah setengah jalan. Lakukan riset lapangan, harga semua elemen taman yang diperlukan sesuai rencana. Melihat langsung ketersediaan elemen-elemen tersebut, bisa jadi memunculkan inspirasi baru.
Namun demikian, sebaiknya stay on the line. Tetap berada pada rencana semula. Jikapun hendak melakukan improvisasi rencana, itu dapat dilakukan kemudian. Penting untuk mengeksekusi yang sudah direncanakan, agar lekas mewujud nyata.
Catat semua harga yang diperoleh. Ini berguna pada langkah ke-8.
7. Kerjakan Mandiri atau Profesional Beraksi
Dengan memperoleh daftar harga semua elemen, anda harus putuskan, apakah desain taman rumah hook itu dikerjakan mandiri atau perlu melibatkan profesional taman, seperti tukang taman (desainer taman), dan bahkan tukang bangunan (batu dan kayu).
Jika anda menginginkan adanya pergola, dan atau gazebo kecil pada pekarangan samping rumah, misalnya, maka ini pekerjaan tukang kayu. Atau, anda mau menempatkan sebuah kolam ikan berukuran proporsional dengan luasan taman, maka ini domain kerja tukang batu. Tukang taman umumnya bisa juga untuk pekerjaan ini.
Begitu pula dengan mengerjakan elemen lunak, yaitu menanam tanaman; apakah ditanam sendiri, ataukah dikerjakan seorang tukang taman profesional.
Semua itu perlu dipertimbangkan dengan matang, karena bagian ini akan berpengaruh pada total biaya yang akan digelontorkan.
Jadi, desain taman rumah hook ini dikerjakan mandiri, atau profesional yang beraksi?
8. Siapkan Biaya

Besar-kecilnya biaya yang harus dikeluarkan tergantung besaran proyek desain taman rumah hook ini. Semakin luas area garapan taman, dan semakin banyak elemen yang hendak ditempatkan, maka kian besar pula biaya yang mesti disiapkan.
Timbanglah dengan matang dan bijak, apakah biaya tersebut worth it untuk tujuan yang hendak anda capai? Dan, apakah harus dikerjakan secepat-cepatnya jadi, ataukah dikerjakan secara bertahap. Sekali lagi, ini menentukan seberapa besar biaya yang harus anda sediakan.
9. Eksekusi Sudah!
Jika langkah ke-8 sudah clear, stay on the line, dan eksekusi sudah! Kendati pasti melelahkan, pekerjaan membangun taman impian, lebih menyenangkan ketimbang pekerjaan yang melibatkan fisik lainnya di rumah. Itu karena, membuat dan menata taman adalah pekerjaan estetika yang menyamankan mata, pikiran dan jiwa.
Rancang elemen kerasnya, dan beli tanaman yang sesuai dengan desain taman rumah hook. Tanam sesuai denah sebelumnya.
10. Aktivitas Menyenangkan Sepanjang Umur

Sampai pada langkah ini, berarti desain taman rumah hook sudah menjadi kenyataan. Namun, pekerjaan belum selesai. Proyek taman nya sudah kelar, tetapi pekerjaan selanjutnya siap dimulai, yaitu: Merawat dan melestarikan taman rumah sudut anda. Inilah pekerjaan gardening (berkebun).
Minimal, anda harus menyiram tanaman sekali dalam sehari. Membersihkan taman 2-3 kali seminggu. Dan, memberi pupuk, setidaknya 3-6 bulan sekali. Bahkan, 2 minggu sekali pada tanaman-tanaman jenis tertentu.
Melakukan semua aktivitas berkebun itu menyenangkan sebenarnya. Apalagi, jika anda seorang hobbies dalam bercocok tanam. Ini aktivitas menyenangkan sepanjang umur masih ada.




