Gaya desain interior ruang tamu klasik modern atau yang dikenal pula dengan sebutan Neoklasik, merupakan gaya arsitektur yang muncul pada abad ke-18, sebagai ‘tandingan’ dari gaya asitektur Baroque, yang populer sebelumnya di Eropa dan Amerika Serikat (AS).
Inspirasi awal munculnya gaya neoklasik itu datang dari kerinduan akan gaya arsitektur, desain, seni Yunani dan Romawi kuno.
Adapun ciri-ciri utama desain klasik modern ini, di antaranya: Fasad bangunan yang datar, ramping, dan panjang, adanya pilar-pilar, bangunannya teratur dan seimbang (simetris), penggunaan warna ringan, soft, atau pastel (merah muda, biru muda, hijau, krem, abu-abu, dan juga putih), dan furnitur serta dekorasi bermaterial terbaik.
Nah, apabila anda menginginkan ruang tamu yang berkonsep klasik modern, pastikan terlebih dahulu, bahwa ukuran ruangannya tidak kecil. Sebab, gaya neoklasik kurang pas diaplikasikan pada ruang tamu kecil – penerapan belasan ciri-cirinya, membutuhkan ruang yang luas, agar tidak terkesan ‘padat’, sehingga sedap dipandang mata.
Namun, jika anda ingin memaksakan konsep neoklasik pada ruang tamu berukuran kecil, maka hindari untuk mengaplikasikan semua ciri-cirinya. Terapkan saja beberapa di antaranya, seperti yang disinggung di bawah ini:
Inspirasi Desain Interior Ruang Tamu Klasik Modern
Inilah 8 gaya desain interior ruang tamu klasik modern yang bisa jadi menginspirasi anda:
1. Gunakan Wall Moulding

Pada artikel “7 Ide Desain Ruang Tamu Sederhana Tapi Mewah”, disinggung tentang penggunaan wall moulding, yaitu dekorasi dinding yang berbentuk cetakan pola tertentu – biasanya pola geometris yang simple. Anda dapat memilih wall moulding yang bermaterial gypsum, kayu atau poliuretan.
Penerapan wall moulding pada desain interior ruang tamu klasik modern, segera mengubah tampilan ruang tamu anda bernuansa klasik modern.
2. Kombinasi Warna Soft
Desain interior ruang tamu klasik modern menghindari warna-warna yang cenderung gelap. Sebaliknya, warna terang dan ringan, yang umumnya diterapkan.
Kombinasi warna soft bisa diaplikasikan pada dinding yang telah dipasang wall moulding, dengan warna hijau mint (#98FB98) misalnya. Ini akan memberikan suasana dingin dan segar. Warna sofa bisa pula bernuansa putih keabu-abuan, dengan warna bantalannya yang sedikit lebih tua. Sedangkan, pada gordyn, bisa diaplikasikan warna abu-abu muda (#DCDDDE).
3. Sofa Minimalis atau Vintage Styles?

Untuk sofa, anda bisa memilih yang berdesain minimalis, dan juga vintage. Memang, guna mendapatkan kesan klasik yang kental, lebih tepat menggunakan sofa vintage styles. Tapi ingat, fokus desain ruang tamu ini bukan melulu klasik. Yang sedang diulas adalah desain interior ruang tamu klasik modern. Jadi, padupadan perabotan dari dua era desain interior inilah fokus kita.
Terkait jenis bahan kain sofa pun relatif. Tidak mutlak memakai satu jenis bahan. Anda bisa memilih material sofa polyester, kulit, velvet, katun, nilon, dan atau linen.
4. Padupadan Perabotan
Desain neoklasik kekinian, bahkan sudah berunsur kontemporer. Dimana, terjadi padupadan perabotan atau furnitur. Ini membangun suasana yang tidak monoton dan modern. Itu dapat diaplikasikan dengan sofa vintage dengan meja kaca transparan model masa kini. Atau, penambahan lampu sudut bergaya kekinian. Bisa pula menempatkan chandelier lamp dengan dominasi warna silver, bukannya kuning keemasan khas klasik.
Desain interior ruang tamu klasik modern membutuhkan kreativitas anda juga dalam memilih dan memadupadankan perabotan secara tepat, sehingga kesan artistik dan elegan tercipta.
5. ‘Dinding Kayu’ Kekinian
Dinding kayu pun bisa jadi elemen ruang tamu dan ruang keluarga bergaya klasik modern. Dalam hal ini, anda tidak harus menggunakan kayu asli, yang berharga lebih mahal. Sekarang ini, ada beberapa pilihan favorit untuk maksud itu, seperti wallpaper, wallpanel, dan atau wallboard bermotif kayu.
Dengan melapisi salah satu dinding dengan ke-3 pilihan material di atas, desain interior ruang tamu klasik modern di rumah anda, terwujud dengan cepat. Gak pake lama!
6. Lantai Kayu atau Batu Alam?

Elemen interior yang tak kalah penting adalah lantai. Area ini pun bisa ‘menyulap’ tampilan rumah dengan segera. Ibarat velg pada mobil. Mengganti velg standar dengan velg model masa kini, langsung mencipta mobil tampak jauh lebih ganteng dari sebelumnya.
Pada desain interior ruang tamu klasik modern, lantai memainkan peran vital. Guna memunculkan kesan klasik sekaligus modern-nya, penggunaan marmer, batu alam (granit misalnya), dan atau kayu (parket), bisa jadi pilihan favorit untuk maksud itu.
Bila pilihannya pada material kayu, maka itupun tidak harus menggunakan kayu asli. Material vinyl bermotif kayu bisa dipilih. Bahkan, vinyl yang seolah granit pun ada.
7. Dekorasi Parade Foto
Foto jadul menambah kesan klasik, dengan frame modern. Ya, tempatkan karya seni berupa lukisan pada salah satu dinding. Tema lukisan terserah. Namun, dominasi lukisan berwarna hitam-putih, dan atau keabu-abuan (grey), akan lebih dramatis kelihatannya. Atau, pasanglah deretan foto keluarga; tidak harus semuanya berwarna. Yang masih hitam-putih juga tidak mengapa. Justeru pas dengan tema desain klasik modern.
Sentuhan dekoratif pada desain interior ruang tamu klasik modern itu perlu sebagai pelengkap konsep yang diusung.
8. Fireplace si Focal Point

Pada rumah-rumah di Eropa dan AS, fireplace adalah focal point. Nah, dekorasi perapian pun bisa ditambahkan pada rencana desain interior ruang tamu klasik modern di rumah anda. Perapian ala-ala itu pun tidaklah memerlukan biaya yang sangat besar dalam mewujudkannya.
Dengan adanya ‘fireplace’ tersebut, rumah anda betul-betul klasik kelihatannya, namun dengan sentuhan modern yang gak kaleng-kaleng juga.




