desain dapur kecil panjang

Bentuk Paling Cocok untuk Desain Dapur Kecil Panjang

Idealnya, bentuk dapur yang akan diterapkan pada sebuah ruang semestinya disesuaikan dengan besaran ruang yang tersedia, agar fungsionalitas diperoleh, demikian pula dengan ergonomisnya, serta estetikanya. Nah, dalam contoh ruang berukuran kecil dan memanjang, diperlukan desain dapur kecil panjang yang cermat dan tepat, guna mencapai ketiga hal tersebut.

Lalu, bentuk dapur seperti apa yang paling cocok untuk desain dapur kecil panjang itu? Simak tuntas artikel singkat ini untuk menemukan jawabannya.

3 Bentuk Paling Cocok untuk Desain Dapur Kecil Panjang

Dari setidaknya 6 bentuk dapur (shaped kitchen), yang dikenal selama ini, terdapat 3 bentuk yang paling cocok diterapkan pada desain dapur kecil panjang, yaitu:

1. Dapur Satu Dinding

Dapur satu dinding (one wall kitchen) atau disebut pula dengan single line kitchen, merupakan bentuk dapur yang paling cocok untuk ukuran dapur kecil dan panjang. Alasannya, dapur model satu dinding tidak memakan banyak ruang, sehingga ruangan yang terbatas itu masih bisa menyisakan ruang kosong.

Dalam kaitan dengan desain dapur minimalis modern, eksistensi ruang kosong itu penting dalam menciptakan kesan lapang pada ruang. Selain itu, ruang kosong juga memudahkan lalu lintas orang yang berkegiatan di dapur.

Dapur satu dinding akan menempatkan semua elemen dapur (lemari, rak, countertop, sink, dan kompor) pada satu baris dinding saja. Bentuk interior dapur ini sangat cocok untuk diterapkan pada desain dapur kecil panjang.

2. Dapur Bentuk L

Dapur berbentuk L atau L-Shaped Kitchen, merupakan bentuk dapur yang fleksibel pada semua ukuran ruangan, termasuk pada ukuran dapur yang kecil dan panjang.

Pada dapur kecil dan panjang, dinding yang memanjang bisa jadi keuntungan tersendiri. Sebab, area dinding yang memanjang tersebut dapat dimaksimalkan dengan meletakkan kitchen set di situ.

Dalam kitchen set tersebut, lemari, rak, countertop, sink, kompor, dan kulkas, bisa disetting sejajar semuanya. Jika kulkas dapat dimasukkan sedikit dalam ceruk dinding, sehingga permukaan depannya sejajar dengan countertop, itu sungguh bagus!

Dan, untuk mendapatkan bentuk L-nya, pada salah satu dinding, dapat diletakkan pula rak tambahan, atau freestanding cooker yang include dengan oven-nya. Dalam hal ini, sebaiknya furnitur tambahan pada area ini tidak meninggi sebagaimana pada dinding yang satu. Ini untuk menghindarkan visual dapur yang terlihat ‘kurus’ dan sesak. Dan, sebuah solusi bagus apabila di area ini ada jendelanya.

Terkait itu, pada dinding yang memanjang tadi, sebaiknya tidak menempatkan lemari dinding yang puncaknya menyentuh plafon – beri ruang bebas setidaknya 50 cm di antara lemari dan plafon.

Kendati ruangannya kecil dan panjang, bentuk dan layout seperti contoh di atas, bakal memunculkan empat dari sekian ciri desain dapur minimalis, yakni kesan lapang, kesederhanaan, fungsionalitas, dan estetika. Dan, sekali lagi, bentuk dapur ini cocok untuk desain dapur kecil panjang.

3. Dapur Galley

Dapur Galley atau dapur kapal, disebut pula dengan “dapur lorong” dan “dapur koridor”. Sebagaimana makna lorong yang berarti area kecil penghubung antar ruang, maka mengaplikasikan desain dapur kecil dan panjang dengan model dapur galley, bisa jadi menantang.

Tantangan utama dari dapur galley adalah ‘pertarungan’ antara fungsionalitas, estetika, dan kenyamanan. Idealnya, ketiganya tidak saling ‘menghancurkan’, justeru saling melengkapi.

Dua sisi dinding yang saling berhadapan dalam ukuran terbatas, mesti disetting yang cermat dan tepat dalam mewujudkan dapur galley pada desain dapur kecil dan panjang. Sebaiknya, kedua dinding yang ada, tidak ditempatkan kabinet yang sama ketinggiannya. Salah satu dinding mesti lebih rendah kabinetnya – countertop tanpa rak di atasnya adalah pilihan bijak untuk ini.

Penempatan kitchen set atau kabinet yang tidak sama ketinggiannya pada masing-masing dinding, guna menghindarkan suasana sesak dan rapat. Semakin baik lagi, apabila penutup lemari dinding itu bermaterial kaca transparan, dan puncaknya tidak terlampau tinggi – beberapa perabotan cantik yang jarang dipakai dapat ditempatkan pada puncaknya sebagai dekorasi ruang.

Sedangkan, dinding yang hanya ada countertop-nya, dapat dibuatkan jendela yang dasarnya sejajar dan melebar. Cahaya alami pada siang hari yang masuk melalui jendela tersebut, memunculkan kesan luas, terang, bersih, dan estetik.

Baca juga: 8 Trik Pencahayaan Alami Desain Dapur Kecil Minimalis

Penutup

Ketimbang bentuk dapur lainnya (dapur U, dapur island, dapur G), ketiga bentuk dapur di atas, dipandang paling cocok diwujudkan pada desain dapur kecil panjang. Semoga menginspirasi.

Setukang
Setukang